Tuesday, July 9, 2013

Tari Jepang | Japanese Dance | 日本舞踊


Istilah "buyō" pertama kali diperkenalkan oleh budayawan Tsubouchi Shōyō dan Fukuchi Genichirō yang yang mengacu pada dua kelompok besar tari klasik Jepang: mai () dan odori ().
Mai adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan seluruh bagian telapak kaki yang tidak pernah diangkat melainkan diseret-seret (suriashi), walaupun kadang-kadang ada juga gerakan menghentakkan kaki. Gerakan tari bisa dilakukan dengan berputar di dalam ruang gerak yang sempit atau seluruh panggung sebagai ruang gerak. Jenis-jenis tari yang tergolong ke dalam Mai: Kagura, Bugaku, Shirabyōshi, Kusemai, Kōwakamai, Noh (Nōgaku), Jiutamai.
Odori adalah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional dengan kaki yang dapat bergerak bebas disertai hentakan kaki untuk mengeluarkan suara, ditambah gerakan tangan yang disesuaikan dengan ritme musik. Nenbutsu Odori dan Bon Odori merupakan contoh tari Jepang yang disebut Odori.

Aliran
Pada saat ini ada sekitar 200 aliran tari Jepang, dengan 5 aliran utama sebagai berikut:
Didirikan tahun 1849 oleh Hanayagi Jusuke yang berguru kepada Nishikawa Senzō IV. Hanayagi Jusuke adalah seorang koreografer ternama untuk Kabuki-buyō (tari yang dilakukan sewaktu pertunjukan Kabuki). Hanayagi-ryū merupakan aliran nihon buyō terbesar di Jepang berdasarkan jumlah murid dan mempunyai Natori sebanyak 15.000 orang. Natori adalah sebutan untuk penari senior yang lulus ujian, menerima "nama panggung" dari guru, dan kadang-kadang diberi hak untuk mengajar.

Didirikan oleh Fujima Kanbē di sekitar tahun 1704-1710. Fujima Kanemon III mendirikan aliran cabang yang disebut Matsumoto-ryū.

Didirikan di tahun 1893 oleh Hanayagi Yoshimatsu yang merupakan murid Hanayagi Jusuke. Setelah mendirikan Wakayagi-ryū, Hanayagi Yoshimatsu mengganti nama menjadi Wakayagi Yoshimatsu. Aliran ini terkenal dengan gerakan tangan yang banyak dan elegan.

Dimulai sejak zaman Genroku oleh Nishikawa Senzō II. Aliran ini mempunyai sejarah lebih dari 300 tahun dan sekarang sudah mencapai generasi ke-10.

Didirikan oleh seorang koreografer sekaligus aktor kabuki terkenal bernama Bando Mitsugoro III, putra dari Bando Mitsugoro I.

Japanese dance
The term "Buyo" was first introduced by the humanists Tsubouchi Shoyo and Genichiro Fukuchi that which refers to two major groups of Japanese classical dance: mai () And Sapporo ().
Mai is singing or dancing to traditional music with the rest of the feet that never lifted it dragged (suriashi), although sometimes there is also a stomping motion. Dance movement can be done by spinning in a narrow space or across the stage as a space. The types of dance that belong to the Mai: Kagura, Bugaku, Shirabyōshi, Kusemai, Kōwakamai, Noh (Nōgaku), Jiutamai.
Odori is singing or dancing to traditional music with legs that can move freely along with the beat of the foot to make a sound, plus hand movements adapted to the rhythm of music. Nenbutsu and Bon Odori Odori is an example of the so-called Odori Japanese dance.


Flow
At the moment there are about 200 Japanese dance flow, with 5 main flow as follows:
1. Hanayagi-ryu
Founded in 1849 by Hanayagi Jusuke Nishikawa Senzo who studied the IV. Hanayagi Jusuke is a renowned choreographer to Kabuki-Buyo (a dance performed while performing Kabuki). Hanayagi-ryu flow Buyo is the largest in Japan based on the number of students and have as many as 15,000 people Natori. Natori is the designation for the senior dancers who passed the exam, received a "stage name" of the teacher, and sometimes given the right to teach.


2. Fujima-ryu
Founded by Fujima Kanbe around the year 1704-1710. Fujima Kanemon III founded the so-called branch-Ryu Matsumoto.


3. Wakayagi-ryu
Founded in 1893 by a student who Hanayagi Yoshimatsu Hanayagi Jusuke. After establishing Wakayagi-ryu, Yoshimatsu Hanayagi change its name to Wakayagi Yoshimatsu. This stream is famous for a lot of hand movements and elegant.


4. Nishikawa-Ryu
Starting from the time of Genroku by Nishikawa Senzo II. This stream has a history of over 300 years and has now reached the 10th generation.


5. Bando-ryu
Founded by choreographer as well as a famous kabuki actor Bando named Mitsugoro III, son of Bando Mitsugoro I.



日本舞踊
(舞)舞、札幌(踊):用語 "舞踊は、"最初の二つの主要な日本の古典舞踊のグループを指すことヒューマニスト坪内逍遥と福地源一郎によって導入されました。
麻衣は時々踏み運動もありますが、それは、(suriashi)ドラッグ持ち上げ決して足の残りの部分と伝統的な音楽に歌ったり踊っています。ダンスの動きは、狭い空間で回転させることによって、またはスペースなどの段階​​を越え行うことができます。舞に所属するダンスの種類:神楽、舞楽、白拍子、KusemaiKōwakamai、能楽(能楽)、Jiutamai
大通は、歌や音を出すために、足のビートと一緒に自由に移動できる足を伝統的な音楽に合わせて踊る、プラス手の動きは、音楽のリズムに適応される。念仏と盆踊り踊りは、いわゆる踊り日本舞踊の一例です。

流れ
現時点では、約200の日本舞踊の流れは次のように5つの主要な流れと、あります:
1花柳-
IVを勉強花柳Jusuke西川Senzoによって1849年に設立された。花柳Jusukeは歌舞伎·舞踊(歌舞伎を実行している間に実行踊り)に有名な振付師です。花柳-ryuの流れ舞踊は、学生の数に基づいており、できるだけ多くの15,000人もの人の名取を持っている日本では最大です。名取は、試験に合格した先輩ダンサーのための指定です、先生の "芸名"を受け、時には教えるする権利を与えられた。

2藤間-
年間1704-1710の周り藤間神戸で設立された。藤間Kanemon IIIは、いわゆるブランチ松本龍を設立しました。

3 Wakayagi-
花柳吉松花柳Jusuke学生によって1893年に設立された。
Wakayagi-龍を確立した後、吉松花柳はWakayagi吉松に社名を変更します。このストリームは、手の動きとエレガントな多くののために有名である。

4西川龍
西川Senzo IIによって元禄の時から始まる。このストリームは、300年以上の歴史を持ち、今では10世代に達している。

5坂東龍
振付師によって設立されただけでなく、有名な歌舞伎俳優の坂東三津五郎という名前III、坂東三津五郎I.の息


Source : id.wikipedia.org
Post a Comment